Blog Details

Mengenal TKDN dari Manfaat, Sertifikasi, dan Cara Mendapatkannya

Bagaimana Pengajuan TKDN: Solusi Dokumen Tidak Lengkap 2025

Pemerintah semakin mempertegas alur sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Faktanya, banyak pelaku usaha yang masih bingung mengenai langkah konkret apabila dokumen mereka dinyatakan tidak lengkap oleh verifikator. 

Padahal, kesalahan kecil dalam administrasi bisa berakibat fatal pada gugurnya peluang Anda dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah. Oleh karena itu, memahami mekanisme perbaikan dokumen alias revisi menjadi skill wajib bagi tim legal maupun operasional perusahaan Anda.

Lantas, apa yang sebenarnya terjadi jika dokumen Anda dikembalikan? Berapa lama waktu yang "dihadiahkan" oleh sistem untuk memperbaikinya? Artikel ini akan mengupas tuntas regulasi terbaru tersebut agar Anda tidak kehilangan momentum emas di tahun 2025.

Alur Baru dan Tenggat Waktu Revisi Dokumen


Memahami bagaimana pengajuan tkdn diproses dalam sistem baru sangatlah krusial. Berdasarkan aturan terbaru, proses verifikasi kini dilakukan secara ketat namun dengan Service Level Agreement (SLA) yang lebih cepat. Ketika Anda mengunggah dokumen melalui Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas), Lembaga Verifikasi Independen (LVI) akan melakukan pemeriksaan awal.

Adakalanya dokumen yang kita anggap sempurna ternyata masih memiliki celah kekurangan. Berikut adalah ketentuan waktu yang wajib Anda catat berdasarkan Permenperin No. 35 Tahun 2025:

  • Pemeriksaan Awal LVI: LVI memiliki waktu paling lama 2 (dua) hari kerja untuk memeriksa kelengkapan dokumen sejak pengajuan diterima.

  • Masa Perbaikan (Revisi): Jika dinyatakan tidak lengkap, dokumen dikembalikan. Anda diberikan waktu paling lama 5 (lima) hari kerja untuk melakukan perbaikan sejak tanggal pengembalian.

  • Pemeriksaan Ulang: Setelah Anda mengunggah perbaikan, LVI akan memeriksa kembali dalam waktu maksimal 2 (dua) hari kerja.

Penting untuk disadari, jika dalam 5 hari kerja tersebut Anda tidak melakukan perbaikan, permohonan akan ditolak secara otomatis oleh sistem. Ini adalah mekanisme "mati hidup" permohonan Anda. Maka dari itu, pastikan tim Anda selalu memantau notifikasi di SIINas setiap hari.

Tips Agar Dokumen Lolos Verifikasi Sekali Jalan

Tentunya, kita tidak ingin terjebak dalam siklus revisi yang memakan waktu, bukan? Agar proses bagaimana pengajuan tkdn Anda berjalan mulus tanpa pengembalian berkas, perhatikan poin-poin krusial di bawah ini. Pengalaman saya selama bertahun-tahun menangani klien menunjukkan bahwa kesalahan sepele seringkali menjadi batu sandungan terbesar.

Berikut adalah strategi jitu meminimalisir revisi:

  • Pastikan Legalitas Tuntas: NIB (Nomor Induk Berusaha) harus aktif dan KBLI (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia) harus sesuai dengan produk yang diajukan.

  • Laporan Industri Tertib: Pastikan Anda sudah rutin melapor data industri di SIINas setiap semester. Ini adalah syarat mutlak.

  • Konsistensi Data: Nama produk, spesifikasi, dan tipe barang di dokumen self-assessment harus sama persis dengan brosur atau katalog yang dilampirkan.

  • Bukti Dukung Lengkap: Siapkan faktur pembelian bahan baku, slip gaji (untuk tenaga kerja), dan bukti kepemilikan mesin/pabrik sebelum tombol "submit" ditekan.

  • Foto Geo-Tagging: Saat verifikasi lapangan nanti, pastikan lokasi produksi sesuai dengan yang tertera di izin usaha.

Selanjutnya, jangan ragu untuk menggunakan jasa konsultan jika Anda merasa awam. Investasi pada pendampingan profesional seringkali jauh lebih murah dibandingkan kerugian akibat gagal tender karena sertifikat TKDN yang tak kunjung terbit.

Kesimpulan dan Langkah Selanjutnya

Pada intinya, bagaimana pengajuan tkdn di tahun 2025 menuntut kedisiplinan tinggi. Aturan revisi 5 hari kerja di Permenperin 35/2025 adalah "alarm" bagi kita semua bahwa pemerintah serius dalam percepatan layanan. Dokumen yang tidak lengkap bukan akhir dari segalanya, namun keterlambatan merespons revisi adalah kesalahan fatal yang tidak bisa ditoleransi oleh sistem.

Sebagai pelaku usaha yang cerdas, kita harus melihat ini sebagai peluang. Proses yang lebih cepat berarti sertifikat lebih cepat di tangan, dan peluang memenangkan proyek pemerintah pun semakin terbuka lebar. Alatan Asasta Indonesia siap menjadi mitra strategis Anda dalam menavigasi regulasi baru ini. Dengan pengalaman riset dan pendampingan kebijakan, kami memastikan nilai TKDN dan BMP Anda optimal sesuai target.

Tertarik memaksimalkan nilai TKDN Anda tanpa pusing memikirkan dokumen?

Segera jadwalkan Konsultasi Gratis selama 30 menit bersama tim ahli Alatan Asasta Indonesia➡️DISINI⬅️. Kami akan membedah potensi produk Anda agar lolos verifikasi dengan nilai terbaik! Hubungi kami sekarang dan menangkan persaingan pasar pemerintah.


0 Comments

Post Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *