Blog Details

Mengenal TKDN dari Manfaat, Sertifikasi, dan Cara Mendapatkannya

Perhitungan TKDN Tepat: Kunci Menang Pengadaan Barang dan Jasa

Perhitungan tkdn kini menjadi penentu utama kemenangan vendor, tetapi juga penting untuk produk teknologi, jasa konstruksi, dan sektor lain dalam memenangkan tender pemerintah. Faktanya, banyak 

Realisasi belanja PDN (Produk Dalam Negeri) kini bukan sekadar himbauan, melainkan indikator kinerja utama instansi pemerintah. Namun, di balik target tinggi tersebut, terdapat jurang risiko yang mengintai para Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Pokja Pemilihan: Validasi Perhitungan TKDN.

Faktanya, banyak pejabat pengadaan yang terjebak dalam masalah hukum atau menjadi "temuan" auditor bukan karena niat jahat, melainkan karena kurangnya ketelitian dalam memverifikasi klaim TKDN dari penyedia.

"Dalam pengadaan pemerintah, ketelitian administrasi adalah benteng pertahanan karier Anda. Satu kesalahan desimal dalam verifikasi Bobot Manfaat Perusahaan (BMP) atau TKDN bisa berujung pada dugaan kerugian negara."

Mengapa ini Penting?

Regulasi pengadaan barang dan jasa semakin ketat. Pemerintah tidak lagi mentolerir "asal bapak senang" dalam laporan P3DN. Tantangan nyata yang dihadapi para eksekutor di lapangan meliputi:

  1. Jebakan Sertifikasi Semu: Banyak penyedia yang memanipulasi perhitungan atau menggunakan sertifikat yang tidak relevan dengan spesifikasi teknis, membuat proses evaluasi menjadi rumit.

  2. Kompleksitas Perhitungan BMP: Menghitung preferensi harga tanpa pemahaman mendalam tentang Bobot Manfaat Perusahaan adalah risiko besar dalam penetapan pemenang.

  3. Bayang-bayang Audit & Sanksi: Ketidakmampuan mendeteksi ketidaksesuaian nilai TKDN sejak dini dapat dianggap sebagai kelalaian yang berkonsekuensi hukum (sanksi administratif hingga pidana).

Pertanyaannya, apakah Anda sudah memiliki bekal teknis yang cukup untuk melakukan verifikasi secara presisi dan akuntabel?

Solusi: Tingkatkan Kompetensi, Amankan Posisi

Memahami regulasi bukan hanya soal menggugurkan kewajiban diklat, melainkan strategi bertahan. Anda tidak perlu membedah ribuan halaman aturan sendirian. Alatan Asasta Indonesia menghadirkan forum teknis eksklusif:

Webinar: "Bedah Tuntas Perhitungan TKDN dan Strategi Verifikasi dalam Pengadaan Pemerintah"

Webinar ini dirancang khusus untuk ASN, PPK, dan Pokja untuk menjawab kegelisahan di lapangan:

  • Bedah Regulasi 2026: Update aturan terbaru yang wajib diketahui para evaluator tender.

  • Teknik Verifikasi Presisi: Cara cepat dan akurat mendeteksi kesalahan hitung pada dokumen penawaran penyedia.

  • Mitigasi Risiko Hukum: Langkah-langkah preventif agar dokumen pengadaan Anda "tahan banting" saat diaudit.

  • Studi Kasus Riil: Belajar dari kesalahan-kesalahan umum yang sering menjadi temuan BPK.

Narasumber Ahli: Dipandu langsung oleh Dr. Indrani Dharmayanti, SP., MSi, praktisi PBJ senior dan pengurus DPP IAPI (Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia). Beliau akan berbicara dari sudut pandang user pemerintah, membahas apa yang sebenarnya perlu Anda waspadai di balik tumpukan dokumen penawaran.

Investasi untuk Keamanan Karier Anda

Pelatihan teknis dengan materi sepadat ini biasanya memerlukan anggaran perjalanan dinas yang besar. Namun, kami membuka akses Early Bird yang sangat efisien untuk anggaran instansi maupun pribadi Anda.

Detail Pelaksanaan:

  • 📅 Tanggal: Kamis, 22 Januari 2026

  • Waktu: 10.00 - 12.00 WIB

  • 💻 Tempat: Zoom Meeting (Dapat diakses dari kantor/WFH)

Jangan biarkan ketidaktahuan menyeret Anda ke dalam masalah administrasi yang fatal. Pastikan setiap tanda tangan yang Anda bubuhkan didasari oleh pemahaman yang kuat.

Lihat webinarnya ➡️disini⬅️

0 Comments

Post Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *